Antara Hati dan Logika

Logika diam..
Hati berontak..
Logika hanya bisa menghela nafas melihat amukan hati..
Kenapa sih hati.. logika bergumam..

Hati tenang..
Logika malah berontak..
Hati hanya bisa menggeleng kepala melihat logika tak bernakhoda..
Kenapa sih logika.. hati bergumam..

Bingung..
Kadang sejalan bahkan malah tak akur..
Melihat kalian aku lebih baik diam..
Kali ini mulut bersantai, tak pandai berucap..

(N2 – 01/03/2015)